loading...
Program Studi Desain Produk Universitas Mercu Buana (UMB) menerjemahkan proses akademik menjadi karya yang fungsional. Foto/UMB.
JAKARTA - Program Studi Desain Produk Universitas Mercu Buana (UMB) menerjemahkan proses akademik menjadi karya yang fungsional, berakar pada budaya, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Hal ini terlihat dari pameran Panen Karya Vol.3, di mana puluhan karya mahasiswa dipamerkan hingga 27 Januari 2026.
Ada banyak karya yang dihadirkan, mulai dari eksplorasi motif Batik Nusantara dengan pendekatan modern, fotografi produk, hingga sketsa fashion dan karya berbasis teknologi seperti 3D printing.
Karya-karya yang ditampilkan di Ruang Pamer Fakultas Desain Universitas Mercu Buana ini resmi dibuka pada Selasa (20/1/2026) dan menjadi agenda rutin program studi sebagai ruang apresiasi sekaligus refleksi atas proses pembelajaran mahasiswa.
Baca juga: Jurusan Kuliah di Unair yang Masuk THE WUR by Subject 2026, Ini Daftarnya
Pembukaan pameran dilakukan oleh Ketua Program Studi Desain Produk UMB Junaidi Salam, S.Ds., M.Ds., serta dihadiri Dekan Fakultas Desain dan Seni Kreatif UMB Dr. Agus Budi Setyawan, M.Sn. Sejumlah dosen dan mahasiswa turut menyaksikan pembukaan kegiatan tersebut.
Agus menilai Panen Karya bukan sekadar ajang pamer hasil akhir, melainkan bagian dari proses pendidikan desain yang utuh. Menurut dia, desain memiliki tanggung jawab untuk merespons persoalan sosial dan budaya, bukan hanya mengejar nilai estetika.
Baca juga: Kementerian Transmigrasi Siapkan Talenta Sangat Unggul Lewat Beasiswa Patriot
















































