loading...
Masjid Al-Rasool di Teheran, Iran, dibakar massa dalam demo kemarahan pada Jumat. Foto/via Iran International
TEHERAN - Kemarahan warga Iran memuncak dalam demo pada Jumat malam lalu, di mana Masjid Al-Rasool di Saadat Abad, Teheran, dibakar. Beberapa kendaraan juga bernasib serupa.
Masjid Al-Rasool yang dibakar berada di dekat Lapangan Shahid Tehrani Moghaddam. Para saksi mata mengatakan tindakan itu bukan hanya simbolis, tetapi serangan langsung terhadap fasilitas keagamaan dan keselamatan publik.
Namun, pihak berwenang Iran tetap membantah laporan tentang kerusuhan di pusat ibu kota dan mengatakan situasi di sana terkendali. Mereka hanya mengakui bentrokan dan insiden sporadis terus terjadi di berbagai lingkungan seperti Tehranpars, Jannat Abad, Pasdaran, dan Nizam Abad.
Baca Juga: AS Bersiap Ikut Campur Dalam Kekacauan Iran: 'Bantuan Sedang Dalam Perjalanan'
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamanei dalam pernyataan yang disiarkan di televisi pemerintah pada hari Jumat mengecam dukungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap para demonstran. Menurutnya, tangan Trump kini "berlumuran darah rakyat Iran".
“Rakyat Iran harus menjaga persatuan mereka,” kata Khamenei dalam pernyataan yang disiarkan televisi Press TV saat penonton meneriakkan “Matilah Amerika!”















































