Pemerhati Hukum Kritik Sayembara Rp100 Juta Cari Ijazah Gibran

1 day ago 25

loading...

Pemerhati Hukum Pidana Edi Saputra Hasibuan mengkritik sayembara berhadiah Rp100 juta untuk menunjukkan ijazah asli SMA milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto/Dok.SindoNews

JAKARTA - Langkah Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana membuka sayembara berhadiah Rp100 juta bagi siapa pun yang dapat menunjukkan ijazah asli SMA milik Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dinilai tidak pantas. Langkah tersebut juga berpotensi menggeser persoalan hukum menjadi arena opini publik.

Pemerhati Hukum Pidana Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Saputra Hasibuan menilai, persoalan keabsahan ijazah maupun etika tidak boleh serta-merta dijadikan dasar untuk mendesak Wakil Presiden Gibran mundur dari jabatannya. Menurut Edi, tuntutan pengunduran diri wakil presiden harus mempunyai dasar hukum dan konstitusional yang jelas, bukan dibangun dari sayembara, opini, ataupun tekanan politik.

Baca juga: Usut Dugaan Korupsi Transfer Pricing Toba Pulp Lestari, Kejagung Terus Kembangkan Penyidikan

“Kalau ada yang mempertanyakan keaslian ijazah, silakan dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Jangan persoalan yang masih berupa tuduhan atau perdebatan publik kemudian dijadikan dasar untuk meminta wakil presiden mundur,” ujarnya di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Read Entire Article
Prestasi | | | |