loading...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei sebut AS menghadapi kekalahan memalukan. Foto/Tehran Times
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, dalam sebuah pernyataan tertulis yang dibacakan di televisi pemerintah pada hari Kamis, mengatakan Amerika Serikat (AS) telah menghadapi kekalahan memalukan dalam perangnya.
Dia menegaskan bahwa Iran akan melindungi "kemampuan nuklir dan rudalnya" sebagai aset nasional, bahkan ketika Presiden AS Donald Trump telah berjanji untuk melanjutkan blokade Angkatan Laut di Selat Hormuz sampai kesepakatan nuklir tercapai dengan Teheran.
Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran: Babak Baru Muncul di Selat Hormuz setelah Kegagalan AS
“Sembilan puluh juta warga Iran yang bangga dan terhormat di dalam dan luar negeri menganggap semua kemampuan Iran yang berbasis identitas, spiritual, manusia, ilmiah, industri, dan teknologi, dari nanoteknologi dan bioteknologi hingga kemampuan nuklir dan rudal, sebagai aset nasional dan akan melindunginya sebagaimana mereka melindungi perairan, daratan, dan wilayah udara negara,” kata Mojtaba.
Putra almarhum Ayatollah Ali Khamenei ini, dalam kritik pedas terhadap Amerika, mengatakan bahwa satu-satunya tempat agresor tenggelam di dasar Teluk Persia.
"Dengan pertolongan dan kekuatan Tuhan, masa depan cerah kawasan Teluk Persia akan menjadi masa depan tanpa Amerika, masa depan yang melayani kemajuan, kenyamanan, dan kemakmuran rakyatnya," lanjut pernyataan Mojtaba.


















































