loading...
Pendapatan minyak harian Iran berlipat ganda di tengah agresi AS dan Israel. Foto/Press TV
TEHERAN - Iran dilaporkan telah menggandakan pendapatan minyak hariannya sejak akhir Februari, memanfaatkan tekanan agresi AS-Israel yang sedang berlangsung menjadi keuntungan finansial strategis.
Menurut analisis terbaru oleh The Economist, seiring agresi memasuki minggu kelima, lanskap geopolitik telah bergeser secara dramatis di sektor energi.
Blokade efektif Selat Hormuz—titik rawan yang biasanya dilalui sekitar 15% pasokan minyak dunia—telah menyebabkan penurunan pendapatan bagi monarki Teluk Persia sekaligus meningkatkan kas Teheran.
Data yang dikutip oleh The Economist menunjukkan bahwa Iran saat ini mengekspor antara 2,4 dan 2,8 juta barel per hari (bpd), yang terdiri dari 1,5 hingga 1,8 juta bpd minyak mentah dan sisanya berupa kondensat.
Dengan pasokan global yang semakin ketat akibat ketidakstabilan, harga minyak telah melonjak, dan Iran telah memanfaatkan pergeseran tersebut.


















































