Perang Meme Iran, Israel, dan AS Tak Kalah Panas dari Letusan Rudal

6 hours ago 10

loading...

Meme Iran, Israel, dan AS. Foto/Daily

TEHERAN - Di luar serangan rudal dan drone, Iran kini terlihat melancarkan bentuk peperangan baru lainnya – sebuah ‘perang persepsi’ melalui meme, video animasi, dan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang menargetkan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dalam konflik yang berlangsung hampir sebulan di Timur Tengah, Teheran tidak hanya mengambil tindakan militer, tetapi juga mengintensifkan propaganda digitalnya dengan menyebarkan video satir dan konten yang mengejek di media sosial dan saluran pro-pemerintah resmi.

Di antara konten viral tersebut terdapat video animasi yang menampilkan Trump dalam bentuk Lego dan karakter anak-anak bergaya Teletubbies, serta klip yang menggambarkan Iran sebagai ‘Penguasa Selat’ karena kemampuannya untuk mengganggu Selat Hormuz yang strategis.

Dalam video lain, sosok yang menyerupai pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, digambarkan bangkit setelah serangan sebelum digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei, sebagai pemimpin baru – sebuah pesan simbolis tentang keberlanjutan kekuasaan.

Dukungan ini telah disebarluaskan secara luas oleh media Iran, akun proksi, dan jaringan dukungan luar negeri untuk menciptakan narasi bahwa Iran tetap kuat dan tak tergoyahkan.

Para ahli melihat strategi ini sebagai bentuk perang asimetris, di mana Iran menggunakan keunggulan komunikasi digitalnya untuk mengimbangi kekurangan kekuatan militernya dibandingkan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Serangan fisik menggunakan rudal dan drone menjadi dasar propaganda, sehingga membuat narasi lebih meyakinkan.

Selain itu, pesan-pesan propaganda juga disematkan dalam rudal, termasuk kutipan anti-perang yang dikaitkan dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez sebagai sindiran terhadap lawan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |