loading...
Sementara Elon Musk masih berbicara tentang produksi massal Optimus di 2027, robot buatan anak perusahaan Chery ini sudah bertugas nyata. Foto: Aimoga
JAKARTA - 2027 akan menjadi tahun yang menentukan. Tahun perang robot humanoid sesungguhnya.
Goldman Sachs sudah merevisi proyeksinya secara besar-besaran. Analis Eric Sheridan merilis laporan 80 halaman tentang "Physical AI". Proyeksi lama dibuang. Yang baru: pasar humanoid robot akan mencapai 6,5 juta unit pada 2035. Nilainya Rp2.456 triliun. Empat kali lipat dari proyeksi sebelumnya.
Pembelinya? Amazon dan Walmart sudah bergerak lebih dulu. Di logistik dan pergudangan. Lalu otomotif menyusul. BMW, BYD, Foxconn, Airbus, semuanya sudah mengoperasikan robot humanoid di lini produksi.
Pasar humanoid robot global hari ini: Rp96,3 triliun. Di 2035 mencapai Rp 894,8 triliun. Dengan skenario optimistis Goldman Sachs: Rp2.456 triliun. Morgan Stanley bahkan lebih berani: pasar senilai Rp89.000 triliun di 2050.
Siapa Saja Pemainnya?

1. Tesla Optimus. Musk mengkonversi lini produksi Model S dan Model X di pabrik Fremont menjadi pabrik robot. Kapasitas desain: 1 juta unit per tahun. Harga target: Rp356 juta–Rp 534 juta per unit. Tapi "target" adalah kata kunci. Tesla sudah melewatkan hampir setiap target Optimus sejak 2021. Konsumen di luar Tesla baru bisa membeli di 2027, itupun kalau tidak meleset lagi.

2. Xpeng Iron. Ini yang paling dramatis. Tanggal 8 September 2026, lini produksi Iron resmi beroperasi. Robot itu berjalan sendiri keluar dari jalur perakitan setelah dirakit. Lebih dari 80% proses inti sudah terotomasi. Iron punya 76 derajat kebebasan, 21 di setiap tangan. Tiga chip AI Turing buatan sendiri: 2.250 TOPS daya komputasi. Produksi massal: akhir 2026. Pengiriman ke konsumen: 2027.
3. Unit robotik Xpeng yang menangani Iron, namanya Dogotix, baru saja mengumpulkan dana Rp16,02 triliun dari investor. Valuasinya: Rp 112,14 triliun. IDG Capital memimpin. Alibaba dan Tencent masuk sebagai investor strategis. Belum satu pun Iron terjual. Tapi investor sudah berani bayar sebesar itu. Margin kotor Iron diprediksi di atas 50%. Bandingkan dengan margin kendaraan Xpeng yang hanya 12,1%.

4. UNITREE. Pemain yang mengejutkan semua orang. G1 sudah bisa dibeli di Amazon seharga Rp284,8 juta. R1 lebih murah lagi: Rp105 juta. Unitree sudah kirim 5.500 unit di 2025, lebih banyak dari gabungan semua merek lain. Target 2026: 10.000–20.000 unit. Sudah mendapat persetujuan IPO di STAR Market Shanghai dengan valuasi di atas Rp 255,3 triliun. Keunggulan Unitree sederhana: rantai pasok China. Harga komponen yang sama di Amerika Serikat atau Eropa bisa tiga sampai empat kali lebih mahal.
5. UBTECH. Pemimpin pendapatan robot humanoid 2025 dengan omset sekitar 2 miliar yuan. Walker S2 sudah beroperasi di pabrik BYD, Foxconn, Geely, FAW-Volkswagen, Dongfeng, Audi FAW, BAIC, bahkan Airbus (sejak Januari 2026 masuk aviasi). Harga industri: sekitar Rp 1,78 miliar per unit. Untuk konsumen ada robot companion U1, dari Rp305,9 juta hingga Rp2,527 juta tergantung varian. Sudah mengantongi order book di atas Rp3,47 triliun.
6. FIGURE 03. Harga tidak dipublikasikan, hanya untuk enterprise. Valuasi: Rp694,2 triliun. Sudah deploy 40 unit di pabrik terbesar BMW di dunia (Spartanburg, AS) dengan akurasi 99%. Billed pada tarif sekitar Rp 445.000 per robot per jam.


















































