loading...
Konferensi pers Pertamina dalam rangkan kesiapan menghadapi Nataru 2025/2026 di Jakarta, Senin (22/12/2025). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Pertamina memproyeksikan adanya perubahan pola konsumsi energi nasional selama masa Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Peningkatan mobilitas masyarakat serta aktivitas wisata diperkirakan mendorong kenaikan konsumsi sejumlah jenis bahan bakar dan energi rumah tangga.
Vice President (VP) Retail Business Support, Beny Harto Wijaya mengatakan, berdasarkan proyeksi yang dihitung Pertamina, konsumsi gasoline atau bensin diprediksi meningkat sekitar 3,2% dibandingkan kebutuhan normal harian. Sementara itu, konsumsi gas oil atau solar justru diperkirakan turun sekitar 7,6%, seiring dengan menurunnya aktivitas industri pada periode akhir tahun.
"Prediksi konsimsi energi, berdasarkan proyeksi konsumsi meningkat dari konsumsi harian. Kemudian ada sedikit penurunan juga karena penurunan aktivitas industri saat Nataru," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/12/2025).
Baca Juga: Pertamina Kerahkan Transportasi Multimoda, Penyaluran BBM Tembus Takengon
Di sektor transportasi udara, kebutuhan aviation fuel atau avtur diproyeksikan mengalami kenaikan sekitar 5,2%, sejalan dengan meningkatnya frekuensi penerbangan selama libur panjang Nataru. Selain itu, Beny menambahkan, konsumsi LPG diperkirakan naik sekitar 7,2%, sedangkan kerosin meningkat sekitar 4,3%, terutama untuk mendukung aktivitas rumah tangga dan pariwisata.
















































