PP Muhammadiyah Imbau Semua Pihak Menahan Diri dan Hentikan Kekerasan

5 hours ago 5

loading...

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekum PP Muhammadiyah Abdul Muti. Foto/Dok SindoNews

JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan pernyataan sikap terkait kondisi terkini di Tanah Air. PP Muhammadiyah mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menghentikan segala bentuk kekerasan.

Ada enam poin pernyataan sikap yang ditandangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti pada 29 Agustus 2025 itu. Pertama, turut berdukacita atas meninggalnya Affan Kurniawan dalam peristiwa unjuk rasa massa pada hari Kamis (28/8/2025) malam di Jakarta.

"Semoga almarhum mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan dapat menghadapi dengan sabar, memperoleh keadilan yang semestinya, serta tersantuni dengan sebaik-baiknya. Kami mengharapkan para korban yang menderita luka-luka dalam aksi unjuk rasa tersebut agar segera pulih. Kami juga ikut berempati kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang menuntut keadilan untuk almarhum Affan," demikian pernyaaan sikap tersebut.

Baca Juga: 7 Halte Transjakarta Dibakar Massa: Sentral Senen, Senayan, hingga Pramuka

Kedua, PP Muhammadiyah mengimbau semua pihak hendaknya menahan diri dan menghentikan semua bentuk tindak kekerasan yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. "Semua pihak hendaknya mengutamakan kepentingan bangsa dan negara sebagai fondasi dan modal membangun Indonesia sebagai negara yang maju, berdaulat, bermartabat, adil, makmur, dan sejahtera. Mari kita bersama-sama mencari solusi atas problem bangsa dengan dialog dan musyawarah disertai sikap keseksamaan yang tinggi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |