Prabowo Instruksikan Penanganan Karhutla Riau Masuk ke Hotspot: Jangan Tunggu Jadi Titik Api

4 hours ago 6

loading...

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Aju Provinsi Riau, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Senin (24/8/2026). Foto/BPMI Setpres

PEKANBARU - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar penanganan kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) di Riau dilakukan sejak titik panas atau hotspot terdeteksi. Prabowo menegaskan aparat tidak boleh menunggu hotspot berubah menjadi titik api.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Aju Provinsi Riau, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Senin (24/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Riau M. Edy Afrizal melaporkan terdapat 306 hotspot yang terdeteksi di Riau hingga 23 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, tujuh titik telah menjadi titik api yang tersebar di empat kabupaten, yakni Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kampar.

"Jangan nunggu sampai jadi titik api. Ya tolong ya, masuk... masuk ke titik hotspot itu. Segera aja masuk ambil tindakan dini," kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Bertolak ke Riau, Pastikan Karhutla Padam dan Tak Berulang

Prabowo kemudian meminta pemerintah daerah menyiapkan langkah pencegahan di lokasi hotspot, termasuk pembangunan sumur bor untuk memastikan ketersediaan air apabila terjadi potensi kebakaran. "Segera aja di 300 titik langsung bikin bor air," tegasnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |