loading...
Otoritas Iran memutus layanan internet di tengah berlanjutnya aksi protes anti-pemerintah. FOTO/Khiaban Tribune
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan berbicara dengan orang terkaya di dunia Elon Musk terkait pemulihan akses internet di Iran. Pernyataan tersebut muncul setelah Otoritas Iran memutus layanan internet di tengah berlanjutnya aksi protes anti-pemerintah di negara tersebut.
Trump menyampaikan rencana itu saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai peluang melibatkan perusahaan milik Musk, SpaceX, yang menyediakan layanan internet satelit Starlink. Layanan tersebut diketahui telah digunakan secara terbatas di Iran dalam situasi pembatasan akses komunikasi. "Dia sangat piawai dalam hal semacam itu, dia memiliki perusahaan yang sangat bagus," ujar Trump dikutip dari The Economic Times, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Kerusuhan Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Pasokan Global Terancam
Trump menilai kemampuan Musk dan perusahaannya relevan untuk membantu memulihkan konektivitas internet di wilayah yang terdampak pemutusan jaringan. Starlink selama ini dikenal mampu menyediakan akses internet berbasis satelit di daerah terpencil atau wilayah dengan infrastruktur komunikasi yang dibatasi.













































