loading...
Kasus keracunan MBG terus terulang di sejumlah daerah. Simak perbincangan lengkap Yudi Handoyo bersama Pakar Keamanan Pangan IPB Eko Hari Purnomo dalam program One on One, Rabu, 9 September 2026 pukul 21.00 WIB, hanya di SindoNews TV. Foto: Sindonews
JAKARTA - Terulangnya kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah mendesak pentingnya pembenahan manajemen keselamatan pangan masif.
Program berniat mulia ini sejatinya menjadi investasi gizi anak sekaligus pemantik ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM, pedagang, dan petani daerah. Namun, pengolahan pangan dalam porsi masif menyimpan kompleksitas teknis yang berlipat ganda dibanding memasak porsi kecil.
Baca juga: Keracunan MBG Terulang, Tamsil Linrung Minta BGN Evaluasi Menyeluruh
Pakar Keamanan Pangan IPB Eko Hari Purnomo menegaskan bahwa menyiapkan makanan skala besar tidak bisa disamakan dengan sekadar memperbesar ukuran wadah atau wajan.
"Memasak untuk seribu sampai tiga ribu orang secara teknologi sangat menantang, dan secara keamanan risikonya meningkat drastis," ujar Eko.


















































