loading...
Gelap Menjual Diri kepada Kecerdasan Buatan. FOTO/VIET
LONDON - Di tengah keinginan raksasa teknologi Silicon Valley untuk mendapatkan data berkualitas tinggi yang dihasilkan manusia untuk melatih kecerdasan buatan (AI), jenis pekerjaan lepas baru telah muncul.
Ribuan orang menghasilkan uang cepat dengan menjual video pribadi mereka, meskipun menghadapi banyak risiko.
Menurut The Guardian (Inggris), bagi banyak orang, terutama di negara berkembang, menjual data ke AI merupakan solusi praktis untuk mengatasi pengangguran, inflasi, dan ketidaksetaraan ekonomi.
Uang yang diperoleh dari platform seperti Kled AI (aplikasi yang membayar kontributor untuk mengunggah data guna melatih AI), Silencio (platform yang mengumpulkan data audio dari komunitas untuk melatih AI), atau Neon Mobile (platform pelatihan AI percakapan yang mengenakan biaya USD0,50 per menit percakapan) sangat berharga, membantu mereka menutupi biaya hidup atau menabung untuk rencana pribadi.
Namun, harga yang mereka bayar untuk beberapa puluh dolar ini jauh lebih tinggi daripada yang mereka sadari.
Saat mengunggah data ke platform, pengguna sering kali tanpa sadar menandatangani perjanjian lisensi yang komprehensif, eksklusif, bebas royalti, dan tidak dapat dibatalkan. Ini berarti perusahaan AI memiliki hak untuk membuat "karya turunan" tanpa batas waktu.
Menurut profesor hukum Enrico Bonadio, para kontributor praktis tidak memiliki cara untuk menarik persetujuan mereka atau menegosiasikan ulang ketentuan ini.


















































