loading...
Wakil Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty menyoroti kontrak pengadaan kendaraan niaga Rp24,66 triliun yang diamankan PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty menyoroti kontrak pengadaan kendaraan niaga senilai Rp24,66 triliun yang diamankan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) . Kontrak tersebut mencakup pengadaan total 105.000 unit kendaraan dari dua produsen otomotif asal India.
Sebanyak 35.000 unit Scorpio Pick Up dipasok oleh Mahindra & Mahindra, sementara 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors, terdiri atas 35.000 unit Yodha Pick Up dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.
Baca juga: Pemetaan Lahan Desa Dorong Percepatan Koperasi Merah Putih
Evita menilai dengan nilai proyek yang mencapai Rp24,66 triliun, kebijakan ini memiliki dampak strategis, tidak hanya terhadap distribusi pangan desa tetapi juga terhadap arah kebijakan industri nasional.
“Ini pengadaan dalam skala sangat besar. Dampaknya bukan hanya pada logistik desa, tetapi juga terhadap struktur industri otomotif nasional,” ujar Evita di Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Dukung Sikap Kemenperin
Sebagai mitra kerja Kementerian Perindustrian, Komisi VII DPR mendukung pernyataan Kemenperin yang menegaskan bahwa industri otomotif nasional memiliki kapasitas produksi kendaraan pick up hingga sekitar satu juta unit per tahun.
Menurut Evita, kapasitas tersebut menunjukkan bahwa secara volume, industri dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan kendaraan niaga, khususnya tipe penggerak dua roda (4x2).


















































