loading...
Tulisan Islamabad di ibu kota Pakistan. Foto/anadolu
ISLAMABAD - Pakistan dan Iran telah menegaskan kembali tekad mereka untuk meningkatkan perdagangan bilateral hingga mencapai angka USD10 miliar.Menteri Iran Mohammad Atabak menyebut Pakistan sebagai "mitra dagang strategis jangka panjang" dan menyatakan optimisme bahwa perjanjian perdagangan bebas (FTA) akan segera disepakati.
Menurut Javed Hassan, mantan ketua Economic Advisory Group, layanan transit barang memberikan manfaat lebih dari sekadar pendapatan bagi Pakistan—hal ini menciptakan daya tawar strategis.
"Dengan menyediakan salah satu koridor darat paling efisien bagi Iran, Pakistan menjadi pihak yang berkepentingan dalam konektivitas komersial Teheran. Hal ini memperkuat posisi Islamabad terkait keamanan perbatasan, kerja sama energi—termasuk impor gas di masa depan—serta hubungan ekonomi yang lebih luas," ujar dia.
Gwadar dan Chabahar dapat menjadi simpul yang saling melengkapi, sementara infrastruktur yang ada juga akan melayani Afghanistan dan Asia Tengah, sehingga menjadikan Gwadar sebagai pusat logistik regional, catat Hassan.
Hubungan dengan Negara Teluk
Pakistan harus mempererat hubungan dengan Iran tanpa menyinggung Arab Saudi dan UEA.
Batasannya adalah: apakah wilayah Pakistan memfasilitasi penghindaran sanksi.
Persepsi Internasional
Reputasi bergantung pada kinerja. Jika Gwadar menangani perdagangan Iran, Afghanistan, dan Asia Tengah, narasi Pakistan sebagai pusat konektivitas akan semakin kredibel. Untuk saat ini, hal tersebut masih sebatas aspirasi.


















































