loading...
Dalam rangka tanggap darurat bencana longsor dan banjir di Sumatera Utara, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Hutama Karya membuka kembali akses jalan yang terdampak. Foto: Dok Sindonews
TAPANULI UTARA - Dalam rangka tanggap darurat bencana longsor dan banjir di Sumatera Utara, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Hutama Karya (Persero) membuka kembali akses jalan yang terdampak. Kemudian, memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga demi kelancaran aktivitas masyarakat.
Aksi cepat tanggap Kementerian PU bersama Hutama Karya telah berjalan sejak awal Desember 2025 yang masih berlangsung hingga saat ini untuk membantu warga terdampak agar dapat beraktivitas normal kembali.
Baca juga: Prabowo Apresiasi Penanganan Bencana di Sumut: Sebagian Besar Sudah Mengalami Perbaikan
Di Sumatera Utara, Hutama Karya dipercaya Kementerian PU menangani satu paket tanggap darurat sektor Bina Marga yaitu ruas Tarutung–Sibolga mencakup wilayah Adiankoting, Meranti, Simpang 3 Rampa, Mardame, Pagaran Lambung II, Dolok Nauli, hingga Kecamatan Sitahuis.
Ruas ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan wilayah Tapanuli Utara, sebagian Tapanuli Tengah, Kota Sibolga dan sekitarnya dengan Kota Sibolga dan sekitarnya. Ruas akses jalan yang dilakukan pemulihan aksesnya tersebut memiliki total panjang 69 Km dengan 72 personel hingga saat ini.













































