Terus Pantau Perkembangan Iran, Israel Siagakan Militernya

5 hours ago 9

loading...

Israel siagakan militernya dan terus memantau perkembangan Iran. Foto/X

TEL AVIV - Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel , Letnan Jenderal Eyal Zamir, mengadakan penilaian situasi akhir pekan ini sehubungan dengan protes di Iran. Zionis juga menyiagakan militernya sebagai bentuk antisipasi mengenai kemungkinan serangan ke Iran.

Seperti yang dilaporkan oleh The Times of Israel, IDF dikatakan memperlakukan meningkatnya protes anti-rezim sebagai masalah internal Iran. “Protes tersebut adalah masalah internal Iran. Meskipun demikian, IDF siap secara defensif dan terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan operasionalnya,” kata juru bicara IDF dalam sebuah pernyataan.

Namun, menyusul ancaman Iran hari ini untuk menyerang target AS dan Israel, militer dikatakan tetap siap siaga secara operasional dan siap untuk merespons jika perlu.

“Kami akan siap untuk merespons dengan kekuatan jika diperlukan. IDF akan terus beroperasi untuk melindungi warga Negara Israel,” tambah juru bicara tersebut.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan akan mengadakan konsultasi keamanan terbatas pada Minggu malam, dengan perkembangan di Iran dan Lebanon menjadi agenda utama, menurut sumber Israel.

Sebelumnya, Teheran mengancam pada hari Minggu untuk membalas Israel serta pangkalan militer AS jika Amerika menyerang Iran, mengeluarkan peringatan tersebut ketika sumber-sumber Israel mengatakan negara itu dalam keadaan siaga tinggi.

Dengan rezim ulama Iran menghadapi protes anti-pemerintah terbesar sejak 2022, Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengancam untuk campur tangan dalam beberapa hari terakhir di tengah laporan tentang meningkatnya jumlah korban tewas akibat penindakan terhadap para demonstran.

Media AS melaporkan bahwa Trump telah diberi pilihan untuk potensi serangan, termasuk terhadap situs non-militer di Teheran.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf, berbicara di parlemen pada hari Minggu, memperingatkan terhadap “kesalahan perhitungan.”

“Mari kita perjelas: jika terjadi serangan terhadap Iran, wilayah pendudukan [Israel] serta semua pangkalan dan kapal AS akan menjadi target sah kami,” kata Qalibaf, mantan komandan di Garda Revolusi paramiliter elit Iran.

“Kami tidak menganggap diri kami terbatas pada reaksi setelah tindakan tersebut dan akan bertindak berdasarkan tanda-tanda ancaman objektif apa pun,” katanya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |