loading...
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara mengenai insiden adu banteng Transjakarta di jalur layang koridor 13. Pramono mengungkap kondisi sopir diduga mengantuk. Foto/Ist
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara mengenai insiden adu banteng Transjakarta di jalur layang koridor 13. Pramono mengungkap kondisi sopir diduga mengantuk.
Pramono menjelaskan, bus Transjakarta tersebut dikemudikan sopir bernama Yayan. Nah, saat kejadian Yayan diduga mengantuk hingga tak bisa mengontrol diri yang membuat bus masuk ke lajur arah berlawanan.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Adu Banteng Transjakarta di Jalur Langit
"Dia mengemudikan BMP 220263 dan memang dalam kondisi bekerja dua hari, ngantuk mungkin karena tidak bisa mengontrol, akhirnya masuk ke apa, lajur yang berlawanan," ungkap Pramono kepada wartawan, Senin (23/2/2026).


















































