Trump Ancam Serang PLTN Iran dalam 48 Jam, Israel Terapkan Status Darurat

2 hours ago 6

loading...

Serangan Iran menghancurkan wilayah Israel selatan. Foto/aljazeera

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran jika negara itu gagal membuka Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Ancaman itu muncul seiring penutupan di Selat Hormuz yang masih dilakukan Iran.

Iran menyerang Israel selatan, melukai puluhan orang di kota Dimona dan Arad, dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebutnya sebagai "malam pertempuran yang sulit".

Keadaan darurat diumumkan setelah rudal Iran menghantam Arad di Israel selatan. Kota di Israel selatan itu telah diserang, dengan setidaknya88 orang terluka dan bangunan rusak parah.

Serangan AS dan Israel terus berlanjut di seluruh Iran, termasuk di Teheran, Karaj, Isfahan, dan Natanz, dengan Organisasi Energi Atom negara itu mengatakan fasilitas nuklir Natanz juga terkena serangan.

Arab Saudi telah menyatakan beberapa staf kedutaan Iran, termasuk atase militernya, sebagai persona non grata, memerintahkan mereka untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 24 jam.

Read Entire Article
Prestasi | | | |