loading...
Presiden AS Donald Trump menyatakan Kuba tidak lagi mendapat minyak dan uang dari Venezuela setelah pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/White House
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengeluarkan peringatan keras kepada Kuba. Dia menyatakan bahwa negara pulau itu tidak akan lagi mendapat minyak dan uang dari Venezuela, dan kemudian mendesak Havana membuat kesepakatan dengan Washington.
“Tidak akan ada lagi minyak atau uang yang akan dikirim ke Kuba—nol!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada Minggu.
“Saya sangat menyarankan mereka membuat kesepakatan, sebelum terlambat," imbuh Trump, seperti dikutip dari Fox News, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Langka, Kuba Akui 32 Perwiranya Tewas dalam Operasi Militer AS di Venezuela
Rencana Trump untuk menguasai cadangan minyak Venezuela yang sangat besar mulai menjadi lebih jelas dalam beberapa hari terakhir. Meskipun negara Amerika Selatan itu telah menjadi pemasok minyak terbesar Kuba, setelah AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Trump meyakinkan pemimpin sementara negara itu, Delcy Rodriguez, untuk mengirimkan antara 30 dan 50 juta barel minyak yang dikenai sanksi ke AS.
“Kuba hidup, selama bertahun-tahun, dengan sejumlah besar minyak dan uang dari Venezuela,” tulis Trump. “Sebagai imbalannya, Kuba menyediakan ‘Layanan Keamanan’ untuk dua diktator Venezuela terakhir, tetapi tidak lagi!”















































