Trump: 'Saya Benar-benar Percaya Saya Adalah Pembawa Perdamaian...'

5 hours ago 9

loading...

Presiden AS Donald Trump ingin warisannya dikenang sebagai pembawa perdamaian yang hebat. Foto/X @RapidResponse47

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia ingin warisannya dikenang sebagai pembawa perdamaian hebat karena telah menghentikan delapan perang, termasuk perang antara India dan Pakistan tahun lalu.

Berbicara di KTT Prioritas Inisiatif Investasi Masa Depan (FII) yang didukung Arab Saudi di Miami, Trump juga mengatakan pembukaan kembali Selat Hormuz adalah syarat untuk setiap kesepakatan dengan Iran dan menekankan bahwa akses maritim untuk pengiriman minyak harus dipulihkan.

Baca Juga: Trump Ledek Kapal Induk Inggris seperti Mainan, Kesal karena Tak Dukung AS Melawan Iran

"Kami sedang bernegosiasi sekarang, dan akan sangat bagus jika kami dapat melakukan sesuatu, tetapi mereka harus membukanya," katanya.

Presiden AS itu mengulangi klaimnya bahwa dia membantu menghentikan delapan perang, termasuk perang antara Armenia dan Azerbaijan; Republik Demokratik Kongo dan Rwanda; Kamboja dan Thailand; Mesir dan Ethiopia; Serbia dan Kosovo; Israel dan Hamas.

"Saya ingin warisan saya dikenang sebagai pembawa perdamaian hebat karena saya benar-benar percaya bahwa saya adalah pembawa perdamaian. Saat ini mungkin tidak terlihat seperti itu, tetapi saya pikir saya adalah pembawa perdamaian," kata Trump, yang pernyataannya dipublikasikan akun presiden AS di X, @POTUS, Sabtu (28/3/2026).

"Saya bahkan menghentikan India dan Pakistan, dan mereka saling bertikai selama seminggu...sembilan pesawat sudah ditembak jatuh. Mereka sedang berperang. Saya menghentikan mereka. Bagaimana saya menghentikan mereka? Saya berkata, jika kalian terus bertikai, saya akan mengenakan tarif 250 persen pada masing-masing pesawat," lanjut Trump.

Read Entire Article
Prestasi | | | |