loading...
Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt. Foto/anadolu
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan militer lebih lanjut di Venezuela, atau akuisisi Greenland dari Denmark secara paksa. Sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan hal itu kepada wartawan pada hari Rabu (7/1/2026).
"Presiden, tentu saja, berhak menggunakan militer Amerika Serikat jika perlu," katanya.
"Itu bukan sesuatu yang ingin dia lakukan. Diplomasi selalu menjadi pilihan pertama. Seperti yang Anda lihat, dia mencoba itu dengan Nicolas Maduro, tetapi sayangnya, dia adalah diktator yang tidak sah dan orang yang tidak serius, dan karena itu Presiden Trump mengizinkan operasi penegakan hukum ini, dan sekarang Nicolas Maduro berada di sel penjara di New York," tambah Leavitt.
Dia menegaskan, "Semua opsi selalu ada di meja Presiden Trump saat dia memeriksa apa yang terbaik untuk kepentingan Amerika Serikat."
Pasukan khusus AS menculik presiden Venezuela dari ibu kota, Caracas, pada hari Sabtu ketika jet tempur Amerika membombardir instalasi dan pangkalan militer utama di seluruh negeri.














































