Uskup Agung Merauke Angkat Bicara Soal PSN Papua Selatan

5 hours ago 10

loading...

Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi buka suara terkait narasi yang ada di film Pesta Babi. Foto/tangkapan layar

PAPUA - Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi buka suara terkait narasi yang ada di film Pesta Babi . Uskup Mandagi menyebut para pihak yang diwawancarai dalam film tersebut dipilih berdasarkan keinginan sutradara.

"Bagi saya film Pesta Babi itu memang betul-betul provokatif, terlebih untuk diri sendiri. Tetapi dalam menonton jangan hilang otak kita, daya kritis kita. Karena misalnya ya, apa tujuan dari film itu? Apa? Orang yang membuat film ini dia tidak tinggal di Papua,” kata Uskup Mandagi dalam sebuah video, pada Senin,(25/5/2026).

Uskup Mandagi menegaskan apa yang ditampilkan dalam film tersebut tentang sikap Keuskupan Agung Merauke tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan tidak benar. Dia menilai apa yang terdapat dalam film seolah menyatakan Keuskupan Agung Merauke telah disuap oleh pemerintah.

Baca juga: KSAD Soroti Produksi Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?

"Jadi misalnya tentang Gereja Katolik di dalam film itu. Betapa tidak benar apa yang dikatakan di dalam film itu. Mengatakan Keuskupan Agung Merauke menyetujui, menerima PSN. Keuskupan Agung Merauke, khususnya uskup menjual tanah. Keuskupan Agung Merauke, khususnya uskup bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang menghancurkan katakanlah hutan Papua Selatan terlebih kelapa sawit, hutan sawit. Ini dan dikatakan juga bukan hanya kerja sama, tapi mendapat dana lagi. Jadi seolah-olah Keuskupan Agung Merauke sudah disuap," papar Uskup Mandagi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |