Utang BLBI Warisan Krisis 1998 Akhirnya Lunas, Total Capai Rp640 Triliun

5 hours ago 4

loading...

Menteri Keuangan Suahasil Nazara. FOTO/Aldhi Chandra

JAKARTA - Pemerintah melaporkan telah menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran surat utang yang dahulu diterbitkan untuk menanggulangi krisis keuangan dan perbankan tahun 1997–1998. Pelunasan atas instrumen kewajiban krisis tersebut rampung pada Agustus 2026.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa dalam sejarah penanganan krisis melanda tiga dekade silam, pemerintah menerbitkan obligasi dengan nilai total menembus Rp640 triliun.

"Kalau kita lihat lagi sejarah 30 tahun yang lalu itu ketika menangani krisis 97-98, pemerintah itu mengeluarkan total obligasi mencapai Rp640 triliun saat itu. Dan kita membayar kembali itu," kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat (18/9/2026).

Baca Juga: 20 Negara dengan Utang Pemerintah Terbesar di Dunia Tahun 2026, Indonesia Nomor Berapa?

Suahasil menjelaskan bahwa proses pelunasan utang krisis dilakukan bertahap dalam jangka panjang. Jenis obligasi rekapitalisasi telah diselesaikan sepenuhnya pada Juli 2020, sementara kewajiban surat utang terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) baru tuntas terbayar pada Agustus 2026.

"Kalau untuk beberapa jenis obligasi kita keluarkan, ada yang sudah lunas di Juli 2020, ada yang lunas di kemarin. Ini adalah suatu sejarah perjalanan sektor keuangan Indonesia, tapi dengan adanya penanganan krisis tahun 97-98 ketika itu, maka negara kita bisa terus melakukan reformasi dan bisa terus melakukan pembangunan sampai dengan saat ini," ungkapnya.

Suahasil menambahkan bahwa mekanisme pelunasan surat utang krisis tersebut memanfaatkan setoran surplus Bank Indonesia (BI) ke kas negara sesuai amanat undang-undang.

Read Entire Article
Prestasi | | | |