loading...
Chief Technology Officer Vision+, Darmawan Zaini memberikan sorotan terkait isu kerugian ekonomi di industri kreatif yang mencapai Rp 30 Triliun. Foto: Niko Prayoga
JAKARTA - Chief Technology Officer Vision+, Darmawan Zaini memberikan sorotan terkait isu kerugian ekonomi di industri kreatif yang mencapai Rp 30 Triliun. Kerugian tersebut diakibatkan maraknya praktik pembajakan film dan konten digital di Indonesia.
Darmawan menjelaskan bahwa, hasil riset Asosiasi Video Streaming Indonesia (Avisi) bersama Universitas Pelita Harapan menunjukan bahwa ada sekitar 49,5 juta penonton ilegal di Indonesia yang memicu kerugian ekonomi mencapai Rp25 hingga Rp30 triliun.
Ia menyebut, data di atas menjadi alarm penting bagi para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menyadari betapa masifnya dampak negatif pembajakan terhadap ekosistem industri kreatif dan perekonomian nasional.
Baca Juga : SMARTFREN Luncurkan Web Series Realita Kehidupan Anak Muda Mengejar Mimpi
Sebab, pembajakan bukan sekadar masalah pelanggaran hak cipta, melainkan ancaman langsung terhadap keberlangsungan industri.















































