3 Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB, Amran Buka Suara

4 hours ago 7

loading...

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti penembakan yang menewaskan tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, pada Rabu (9/9/2026) sore. Amran meminta aparat keamanan mengusut tuntas pelaku serta memastikan keselamatan petugas yang menjalankan program ketahanan pangan dan bantuan ternak di wilayah Papua.

"Program bantuan pangan dan ternak untuk masyarakat Papua tidak boleh berhenti karena ancaman kekerasan. Negara harus hadir lebih kuat, melindungi setiap pahlawan pangan yang bertaruh nyawa demi menjamin kecukupan pangan rakyat Papua," tegas Amran dalam keterangan resmi, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Anggaran Kementan 2027 Rp28,02 Triliun, Amran Minta Tambahan Rp5 Triliun

Menurut Amran, rombongan pegawai yang menjalankan tugas di lapangan semestinya mendapat jaminan keamanan dari aparat. Ia meminta Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran TNI dan Polri segera mengungkap pelaku penembakan serta meningkatkan perlindungan terhadap petugas yang menjalankan program pemerintah di wilayah Papua.

Amran menegaskan para petugas tersebut bukan pihak yang membawa ancaman, melainkan tengah menjalankan tugas kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan ternak dan mendukung ketahanan pangan masyarakat. Karena itu, pemerintah akan memastikan program bantuan pangan dan ternak di Papua Pegunungan tetap berjalan meski terdapat ancaman keamanan.

"Kami sangat berduka mendengar kabar ini. Semoga aparat keamanan dapat segera mengungkap kasus ini dan memastikan tidak terulang kembali. Kita ingin pembangunan pertanian di Papua kuat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |