Rokok Ilegal Gerus Pasar Gudang Garam, Pendapatan Lenyap Rp3,19 Triliun

3 hours ago 5

loading...

PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menghadapi tekanan kinerja pada semester I 2026. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menghadapi tekanan kinerja pada semester I 2026 seiring penurunan volume produksi dan penjualan rokok di tengah maraknya peredaran rokok ilegal. Kondisi tersebut membuat pendapatan penjualan perseroan turun Rp3,19 triliun secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp41,17 triliun.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Gudang Garam Heru Budiman mengatakan volume produksi rokok perseroan turun sekitar 3,2 miliar batang pada Januari-Juni 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Kalau kita masukan pada cost of revenue, itu mengalami penurunan sekitar 13,3 persen, sejalan dengan menurunnya volume penjualan," ujarnya dalam Public Expose Live 2026, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan

Heru memaparkan produksi rokok Gudang Garam pada semester I 2025 mencapai sekitar 23,7 miliar batang, sedangkan pada periode yang sama 2026 turun menjadi sekitar 20,5 miliar batang. Penurunan volume tersebut sejalan dengan merosotnya pendapatan penjualan dari Rp44,36 triliun menjadi Rp41,17 triliun.

Read Entire Article
Prestasi | | | |