loading...
Intelijen Iran memiliki peran besar dalam menyelamatkan kekuasaan Ayatollah Ali Khamenei. Foto/X/@khamenei_ir
TEHERAN - Kinerja intelijen dalam menyelamatkan kekuasaan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sangat besar. Bukan hanya menyusun strategi, mereka juga turun ke lapangan. Mereka tahu bahwa musuh utama mereka adalah CIA dan Mossad.
Peranan intelijen Iran, baik militer atau pun Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, menjadi penyongkong utama dalam keberlangsungan rezim Khamenei.
4 Strategi Intelijen Iran Menyelamatkan Khamenei
1. Menangkap Dalang Utama dan Ratusan Operator Kerusuhan
Kementerian Intelijen Iran mengatakan lebih dari 300 operator dan dalang utama yang terlibat dalam kerusuhan yang didukung asing baru-baru ini di negara tersebut telah ditangkap.
Menurut kementerian, penangkapan dilakukan menyusul laporan dari warga yang mengidentifikasi dan melaporkan mereka yang bertanggung jawab atas tindakan kerusuhan dan vandalisme pada 8 Januari.
Sebagai hasil dari bantuan masyarakat, pasukan keamanan telah berhasil melacak dan menahan lebih dari 300 orang utama yang terkait dengan tindakan kriminal tersebut, katanya.
Melansir Press TV, kementerian menambahkan bahwa beberapa informasi yang dibagikan oleh masyarakat juga telah menyebabkan penangkapan kelompok teroris bersenjata yang bertujuan untuk melukai orang atau menyerang personel keamanan selama kerusuhan baru-baru ini.
Menurut pernyataan tersebut, kerja sama dari masyarakat dalam melaporkan ancaman-ancaman ini telah meningkatkan moral unit operasional dan lapangan.
Meskipun banyak anggota pasukan keamanan terluka dalam kekerasan tersebut, mereka berkomitmen untuk melanjutkan pekerjaan mereka dan tetap bertugas.















































