loading...
Jasa Marga menargetkan 5 proyek jalan tol di Pulau Jawa yang saat ini tengah dalam konstruksi akan mulai beroperasi secara bertahap mulai tahun 2026 mendatang. Foto/Dok
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menargetkan 5 proyek jalan tol di Pulau Jawa yang saat ini tengah dalam konstruksi akan mulai beroperasi secara bertahap mulai tahun 2026 mendatang. Kelima proyek tol baru yang tengah dikerjakan antara lain, Jalan Tol Jakarta - Cikampek (Japek) II Selatan sepanjang 64 Km, Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 37,05 km.
Lalu ada Jalan Tol Jogja Bawen sepanjang 75,82 km, Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi sepanjang 175,9 km, dan jalan tol Jogja - Solo sepanjang 96,5 km. Baca Juga: Ada Tol Paling Ujung Pulau Jawa, Probolinggo-Banyuwangi Cuma 30 Menit
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), Rivan Achmad Purwantono mengatakan, pembangunan 5 proyek jalan tol ini akan memperkuat portofolio perseroan sebagai market leader industri jalan tol di Indonesia. Hingga 31 Juli 2025, Jasa Marga telah mengoperasikan sepanjang 1.481 km jalan tol di seluruh Indonesia.
"Pembangunan ini langkah nyata dalam memperkuat portofolio, dalam proses pengoperasian tersebut kami lakukan," ujarnya dalam Public Expose Jasa Marga secara virtual, Jumat (12/9/2025).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Mohamad Agus Setiawan melaporkan per 8 Agustus 2025, Pengerjaan Jalan tol Japek II Selatan terbagi menjadi 3 paket. Paket 3 Bojongmangu - Sadang progres konstruksi 89,2%, paket 2A Setu - Sukaragam dengan progres konstruksi 67,97%, dan paket 2B Sukaragam - Bojongmangu dengan progres konstruksi 64,05%.














































