loading...
PT PLN (Persero) mencatat lonjakan konsumsi listrik nasional pada malam pergantian Tahun Baru 2026. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat lonjakan konsumsi listrik nasional pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Beban puncak listrik pada Selasa (31/12/2025) mencapai 40,23 gigawatt (GW) atau meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan konsumsi listrik tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia saat perayaan malam tahun baru. Meski demikian, PLN memastikan sistem kelistrikan nasional tetap andal dan seluruh pusat kegiatan masyarakat terlayani tanpa gangguan.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, peningkatan konsumsi listrik pada momen hari besar dan pergantian tahun telah diantisipasi sejak jauh hari melalui perencanaan dan penguatan sistem kelistrikan.
"Alhamdulillah, secara umum sistem kelistrikan dapat terjaga dengan baik untuk mendukung aktivitas masyarakat pada perayaan Natal dan malam pergantian tahun, sehingga masyarakat dapat merayakan momen tersebut dengan nyaman dan aman," ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).
Baca Juga: Warga RI Pilih ke Luar Negeri, Penerbangan Domestik Lesu Selama Nataru
Selain malam tahun baru, PLN juga mencatat konsumsi listrik yang lebih tinggi saat perayaan Natal 2025. Pada 24 Desember 2025, beban puncak listrik nasional mencapai sekitar 44,5 GW, meningkat sekitar 5,5 GW dibandingkan periode sebelumnya.













































