Aktivitas Gudang di Ancol Terhenti Dampak Truk Sumbu 3 Dilarang Beroperasi

3 hours ago 10

loading...

Larangan operasional truk sumbu 3 saat momen Lebaran 2026 ini membuat aktivitas gudang di area Ancol, Jakarta Utara terhenti. Foto/SindoNews

JAKARTA - Larangan operasional truk sumbu 3 selama 17 hari pada saat momen Lebaran 2026 ini membuat banyak aktivitas gudang di area Ancol, Jakarta Utara terhenti. Kondisi ini mengakibatkan para pekerjanya terutama pekerja harian lepas harus kehilangan penghasilan harian mereka, terutama menjelang Lebaran nanti.

Gudang di kawasan Ancol, Jakarta Utara, umumnya digunakan untuk penyimpanan (storage) dan pendistribusian berbagai jenis barang. Karena lokasinya yang strategis, dekat dengan pelabuhan, gudang di sini difungsikan sebagai tempat transit logistik, bahan baku, produk jadi, hingga pusat distribusi bagi para pengusaha. Kawasan ini menjadi pilihan strategis karena aksesibilitas yang baik untuk kegiatan logistik.

Namun, dengan keluarnya kebijakan Pemerintah yang melarang operasional truk sumbu 3, hal ini tentu mengancam pemenuhan kebutuhan hidup para pekerjanya, dan memaksa sebagian dari mereka harus mencari pekerjaan serabutan, dan memicu kekhawatiran krisis ekonomi rumah tangga.

Baca juga: Kemendagri Bakal Batalkan Surat Edaran Soal Larangan Truk Sumbu 3 Jika Tak Sesuai Hukum

Seorang pekerja Ulul,35, yang sehari-harinya menjadi kuli angkut barang di salah satu pergudangan yang ada di area Ancol ini. Dia mengaku sudah tiga tahun bekerja di gudang. Meskipun sebagai pekerja harian lepas, namun dia bersyukur karena masih bisa bekerja dan membiayai ibu dan lima adiknya.

“Ayah saya sudah nggak ada dan tinggal ibu saja dan adek-adek saya lima. Jadi, saya berharap ada saja kegiatan di gudang ini, sehingga bisa mendapatkan uang untuk membiayai mereka. Tapi, kalau aktivitas gudangnya terhenti, otomatis saya tidak punya penghasilan lagi. Karena, saya itu dibayar kalau ada barang yang masuk, kalau tidak ya nggak ada kerjaan saya,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Selama bekerja di gudang itu, Ulul mengutarakan dia bisa mendapatkan penghasilan bersih sebesar Rp300.000 dalam seminggu. “Tapi, kalau nanti truk-truk sumbu 3 itu tidak bisa beroperasi selama 17 hari, saya bingung darimana saya mendapatkan uang untuk mencukupi keperluan ibu dan adik-adik saya. Jadi, tolonglah, kalau bisa kami diberikan kesempatan untuk bisa membantu keluarga kami. Apalagi ini mendekati Lebaran di mana saya juga ingin membahagiakan ibu dan lima adik saya yang masih kecil-kecil,” ucapnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |