loading...
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menghadiri pawai Hari Quds di Teheran, Iran, pada 13 Maret 2026. Foto/anadolu
TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan tidak ada gunanya membicarakan penghentian serangan kecuali ada jaminan bahwa Iran tidak akan menghadapi agresi lebih lanjut. Pernyataan itu muncul seiring perang yang tak kunjung berakhir antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.
Dalam unggahan di platform X, Pezeshkian merujuk pada panggilan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang apa yang ia gambarkan sebagai agresi AS dan Israel terhadap Iran.
Ia mengatakan, “Saya menekankan Iran tidak memulai perang keji ini,” menambahkan, “Membela diri terhadap invasi adalah hak alami, dan kami mahir dalam hal itu.”
“Berbicara tentang mengakhiri perang tidak ada artinya, sampai kita memastikan tidak akan ada lagi serangan di tanah kita di masa depan,” tegasnya.
Pezeshkian juga menekankan perlunya mengakhiri penggunaan pangkalan AS di kawasan itu terhadap Iran, dengan mengatakan tindakan tersebut bertujuan merusak hubungan Teheran dengan negara-negara tetangganya.


















































