loading...
Anggota Amirul Hajj Indonesia 2023 & 2024 sekaligus Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid, meminta petugas PPIH menjadikan haji pengalaman terbaik bagi jemaah lansia. Foto/SindoNews
JAKARTA - Menghadirkan haji yang ramah lansia dan perempuan bukan sekadar jargon teknis, melainkan sebuah panggilan kemanusiaan yang mendalam.
Anggota Amirul Hajj Indonesia 2023 & 2024 sekaligus Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid, menekankan setiap petugas PPIH harus menyadari besarnya beban psikologis yang dipikul jemaah lansia.
Bagi banyak jemaah, ini adalah pengalaman pertama mereka keluar negeri, pertama kali naik pesawat, sekaligus berhadapan dengan tembok tinggi bernama gap teknologi di Tanah Suci.
Baca juga: Aksi Heroik Petugas Haji Tak Kenal Lelah Melayani Jemaah Lansia
Belum lagi kondisi fisik dan mental yang menurun, termasuk gejala demensia, menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi dengan kesabaran ekstra.
















































