Analis Zionis Usul Warga AS yang Punya Utang Dipaksa Berperang Melawan Musuh-musuh Israel

1 hour ago 3

loading...

Analis Zionis usul para warga AS yang punya utang dipaksa untuk berperang melawan musuh-musuh Israel dengan imbalan penghapusan utang. Foto/US CENTCOM

TEL AVIV - Seorang analis Zionis Israel melontarkan usul yang kontroversial. Yakni, memaksa para warga Amerika Serikat (AS) yang memiliki utang untuk berperang melawan musuh-musuh Israel dengan imbalan penghapusan utang.

AJ Jaff, yang dikenal sebagai analis keamanan Zionis, menuliskan usulannya itu dalam tulisan di The Jerusalem Post. Menurutnya, kaum muda Amerika yang terlilit utang harus ditawari penghapusan utang sepenuhnya sebagai imbalan atas pengabdian militer.

Baca Juga: Trump Murka dengan Laporan AS Kekurangan Amunisi di Tengah Perang Iran: 'Sampah Pengkhianat!'

"Program pendaftaran militer dengan skema penghapusan utang yang dikelola pemerintah federal—yang akan melunasi utang pinjaman mahasiswa, kartu kredit, dan utang lainnya milik warga Amerika setelah masa tugas 24 atau 36 bulan—akan menghasilkan pendaftaran sukarela dalam skala besar," tulis Jaff.

Jaff, yang digambarkan oleh surat kabar tersebut sebagai ahli strategi dan analis keamanan strategis senior dengan pengalaman 20 tahun di bidang keamanan korporat, militer, dan intelijen geopolitik, menulis bahwa perang melawan Iran tidak akan dimenangkan melalui serangan udara.

Sebaliknya, invasi darat akan membutuhkan antara 750.000 hingga 1,5 juta tentara Amerika, dibandingkan dengan jumlah personel aktif Angkatan Darat AS saat ini yang sebanyak 452.000 orang.

Read Entire Article
Prestasi | | | |