loading...
Kerajaan Arab Saudi usul pakta non-agresi antara Iran dan negara-negara Teluk mirip Kesepakatan Helsinki 1975 yang meredakan ketegangan Perang Dingin AS dan Soviet. Foto/SPA
RIYADH - Kerajaan Arab Saudi telah mengusulkan pakta non-agresi antara Iran dan negara-negara Teluk seperti Kesepakatan Helsinki 1975 yang meredakan ketegangan di Eropa selama Perang Dingin. Usulan kerajaan itu diungkap The Financial Times dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada hari Kamis.
Upaya Arab Saudi telah mendapatkan dukungan dari negara-negara dan lembaga-lembaga di Uni Eropa. Hanya saja, belum jelas apakah Israel dan Amerika Serikat (AS) akan mendukungnya.
Baca Juga: Selain UEA, Arab Saudi Gelar Serangan Terselubung ke Iran saat Perang 40 Hari
Uni Emirat Arab (UEA) telah mengambil posisi garis keras terhadap Iran dan bergerak jauh lebih dekat dengan Israel sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai 28 Februari lalu.
Arab Saudi mencontohkan kerangka kerjanya pada Kesepakatan Helsinki 1975, yang ditandatangani oleh Uni Soviet dan AS serta dengan negara-negara Eropa.
Perjanjian tersebut mengamankan penerimaan bersama atas perbatasan Eropa pasca-Perang Dunia II. Para penandatangan juga sepakat untuk menghormati hak asasi manusia (HAM) dan bekerja sama dalam masalah ekonomi, ilmiah, dan kemanusiaan.
Seorang diplomat Arab mengatakan kepada The Financial Times bahwa perjanjian serupa untuk Timur Tengah akan disambut baik oleh sebagian besar negara Arab dan Muslim, serta oleh Iran. Iran telah menyerukan negara-negara Teluk untuk menutup pangkalan militer AS di wilayah tersebut.




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)













