loading...
Pesawat tempur Angkatan Laut AS lepas landas dari kapal induk USS Abraham Lincoln selama Operasi Epic Fury yang menargetkan Iran di Teluk Oman, pada 1 Maret 2026. Foto/Angkatan Laut AS/Anadolu Agency
WASHINGTON - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan telah menyerang lebih dari 12.300 target di dalam Iran, termasuk puluhan kapal angkatan laut. Serangan itu bagian dari operasi militer yang sedang berlangsung, yang dimulai pada 28 Februari.
Menurut lembar fakta dari CENTCOM, AS telah merusak atau menghancurkan lebih dari 155 kapal Iran.
Militer AS mengatakan berbagai sistem udara, laut, dan darat telah digunakan dalam operasi tersebut, termasuk pesawat pembom strategis, pesawat tempur, drone, dan sistem pertahanan rudal.
Ketegangan regional telah meningkat sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran yang telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS berada.
Sebanyak 13 anggota militer AS telah tewas, dan sekitar 303 lainnya terluka sejak operasi dimulai.
Baca juga: Sambut Pidato Trump, Iran Luncurkan Salvo Rudal Terbesar ke Arah Israel sejak Awal Perang
(sya)


















































