AS Tidak Bisa Putus Hubungan Iran dengan Dunia Luar

2 hours ago 5

loading...

Warga berjalan melewati papan reklame yang menampilkan bendera nasional Iran di Alun-alun Enghelab saat aktivitas sehari-hari berlangsung seperti biasa di Teheran, Iran, pada 15 Juni 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency

TEHERAN - Konflik antara Amerika Serikat dan Iran telah mengubah lanskap strategis di Timur Tengah dan meyakinkan Iran bahwa memberikan konsesi kepada Presiden AS Donald Trump adalah kesalahan. Pendapat itu diungkap analis yang berbasis di Teheran, Ali Akbar Dareini.

"Iran telah belajar melalui konflik ini bahwa jika Anda memberikan konsesi apa pun kepada seseorang seperti Trump, Anda tamat," ujar Dareini, dari Pusat Studi Strategis (Centre for Strategic Studies), kepada Al Jazeera.

Iran berupaya meningkatkan biaya konflik bagi Amerika Serikat, sementara Washington kini "berusaha mencekik Iran secara ekonomi".

"Trump yakin bahwa jika ia menunjukkan kekuatan dan mengancam akan melakukan tindakan militer, Iran akan mundur. Namun, Iran tidak mundur," katanya, seraya menambahkan utusan AS Steve Witkoff mengakui Trump merasa frustrasi.

Iran "tidak akan menyerah" menghadapi sanksi sekunder, dengan argumen Washington tidak akan mampu mengisolasi negara tersebut sepenuhnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |