Pasokan Iran Lumpuh, China dan India Saling Jegal Berebut Minyak Rusia

1 day ago 23

loading...

Pasukan Komando Marinir Kerajaan menahan kapal tanker yang dikenai sanksi, Smyrtos, di Selat Inggris, Minggu, 14 Juni 2026. FOTO/AP

JAKARTA - Impor minyak mentah India dari Rusia mengalami penurunan tajam dari rekor tertinggi akibat China yang kembali membeli kargo Rusia secara agresif untuk menggantikan kelangkaan pasokan dari Iran. Kondisi ini memperketat persaingan antara dua negara pengimpor minyak terbesar di dunia tersebut dalam mengamankan pasokan minyak mentah berdiskon yang kian terbatas.

"Jika China, yang mengimpor sebagian besar minyak mentah Iran, terpaksa mencari pasokan dari tempat lain, hal ini akan meningkatkan persaingan untuk mendapatkan kargo alternatif yang diandalkan oleh India," kata Analis Riset Utama Kpler Sumit Ritolia dikutip dari Indiashippingnews, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Ulama Kondang Arab Saudi Terancam Dieksekusi, Sudah 10 Tahun Mendekam di Penjara

Berdasarkan data Kpler yang dikutip Reuters, impor minyak mentah Rusia oleh India diperkirakan turun menjadi 1,87 juta barel per hari (bpd) pada Agustus. Angka ini merosot signifikan dibandingkan rekor 2,79 juta bpd pada Juli dan 2,73 juta bpd pada Juni, di mana penurunan berpusat pada kargo dari pelabuhan Eropa Rusia yang merosot sekitar 770.000 bpd atau hampir 30% sepanjang Agustus.

Penurunan tersebut terjadi hanya beberapa pekan setelah Rusia menyumbang rekor 50,83 persen dari total impor minyak India pada Juli. Secara keseluruhan, total impor minyak mentah India pada Agustus kini diperkirakan hanya mencapai 4,17 juta bpd, level terendah sejak perang Iran dimulai—turun dari 5,06 juta bpd pada bulan sebelumnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |