BEI Catat Pertumbuhan Waran Terstruktur, Nilai Transaksi Capai Rp4,18 Triliun

4 hours ago 9

loading...

BEI bersama RHB Sekuritas menggelar Hari Waran Terstruktur Indonesia (HWTI) 2026 di Main Hall Gedung BEI, Jakarta, Sabtu (19/9/2026). FOTO/dok.SindoNewsFOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penerbitan waran terstruktur mencapai 679 seri dengan nilai transaksi sekitar Rp4,18 triliun hingga 16 September 2026 meningkat signifikan sejak instrumen tersebut diperkenalkan pada 2022. Pertumbuhan itu menunjukkan perkembangan waran terstruktur sebagai salah satu alternatif instrumen investasi sekaligus upaya memperluas pilihan produk di pasar modal Indonesia.

"Kegiatan edukasi dan sosialisasi seperti yang dilaksanakan hari ini memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman investor dan memperluas awareness terhadap produk-produk pasar modal," ujar Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi dalam peringatan Hari Waran Terstruktur Indonesia (HWTI) 2026 di Gedung BEI, Sabtu (19/9/2026).

Baca Juga: Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur

Iding mengatakan waran terstruktur terus berkembang selama empat tahun sejak pertama kali diluncurkan di pasar modal Indonesia. Instrumen tersebut menjadi salah satu alternatif produk investasi yang dapat digunakan investor sesuai dengan strategi dan profil risiko masing-masing.

Menurut dia perkembangan waran terstruktur tidak terlepas dari pentingnya edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Selain memperluas pilihan investasi, pengembangan produk tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kedalaman dan daya saing pasar modal Indonesia.

Data BEI menunjukkan pada 2022 terdapat 13 seri waran terstruktur dengan nilai transaksi Rp194 miliar hingga 31 Desember. Jumlah penerbitan kemudian meningkat menjadi 679 seri dengan nilai transaksi sekitar Rp4,18 triliun hingga 16 September 2026.

Read Entire Article
Prestasi | | | |