loading...
Feraco menggelar KTNA Agro Expo 2026 bersamaan dengan Rembug Paripurna KTNA Nasional pada 18–21 September 2026 di Kota Batu, Jawa Timur. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Fery Agung Corindotama (Feraco) menghadirkan KTNA Agro Expo 2026 sebagai platform interaksi dan kolaborasi agribisnis yang mempertemukan petani, nelayan, pemerintah, dunia usaha, lembaga penelitian, serta pelaku industri pendukung. Diselenggarakan bersamaan dengan Rembug Paripurna KTNA Nasional pada 18–21 September 2026 di Kota Batu, Jawa Timur, kegiatan ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan, pengenalan inovasi, dan pengembangan jejaring agribisnis.
"Bagi kami, penyelenggaraan event bukan hanya tentang bagaimana acara berjalan dengan baik secara teknis, tetapi juga bagaimana pesan dan identitas acara dapat tersampaikan kepada pengunjung," ujar Direktur Feraco, Ruslim dalam keterangan pers, Sabtu (19/9/2026).
Baca Juga: Anggaran Kementan 2027 Rp28,02 Triliun, Amran Minta Tambahan Rp5 Triliun
Ruslim menambahkan bahwa KTNA Agro Expo 2026 diarahkan untuk membangun pengalaman yang mempertemukan petani, nelayan, pemerintah, pelaku usaha, teknologi, dan lembaga keuangan, sekaligus memberi ruang bagi produk dan inovasi agribisnis Indonesia untuk tampil.
Sebagai penyelenggara, Feraco mengintegrasikan pengelolaan area pameran, ruang presentasi, komunikasi visual, dan elemen branding untuk mendukung visibilitas peserta serta mitra. KTNA Agro Expo 2026 menghadirkan 40 booth, terdiri atas 30 booth perusahaan dan 10 booth UMKM, dengan target sekitar 5.000 pengunjung di luar delegasi KTNA.

















































