loading...
Rusia buka suara terkait kabar yang menyatakan bahwa semangat BRICS yang berawal dari blok ekonomi, telah bergeier menjadi aliansi militer. Foto/Dok
JAKARTA - Rusia membantah kabar yang menyatakan bahwa blok ekonomi BRICS bakal berubah menjadi aliansi militer . Ditegaskan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov bahwa kabar tersebut tidak benar.
Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita negara TASS, Ryabkov mengatakan BRICS bukanlah aliansi militer maupun organisasi keamanan kolektif dengan kewajiban terkait bantuan militer bersama. Baca Juga: AS Makin Semena-mena, BRICS Gelar Latihan Perang
"Blok ini tidak pernah dirancang dengan semangat itu, dan tidak ada rencana untuk mengubah BRICS ke arah tersebut," kata Ryabkov.
Ia juga menerangkan, bahwa portofolio blok yang beranggotakan 11 negara itu tidak mencakup latihan militer atau pengendalian senjata. Ryabkov juga membantah bahwa latihan angkatan laut bersama belum lama ini yang diadakan di Afrika Selatan sebagai inisiasi BRICS.
Ryabkov mengungkapkan, bahwa anggota yang berpartisipasi melakukannya dalam kapasitas nasional mereka. Hal itu merujuk pada latihan "Will for Peace 2026" yang diadakan pada 9-16 Januari, yang melibatkan China, Iran, dan Rusia.

















































