BNPT dan LPSK Dampingi Penyintas Terorisme, dari Trauma hingga Rekonsiliasi

3 hours ago 4

loading...

Kepala BNPT Eddy Hartono menjadi pembicara dalam talkshow bertajuk Dari Luka Menjadi Kekuatan: Negara Hadir, Penyintas Bangkit di The Tribrata, Jakarta, belum lama ini. Foto: Ist

JAKARTA - Pemulihan penyintas tindak pidana terorisme tidak berhenti setelah bantuan diberikan. Trauma yang tertinggal dapat berlangsung panjang sehingga membutuhkan pendampingan berkelanjutan.

Hal itu menjadi perhatian Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) melalui talkshow bertajuk “Dari Luka Menjadi Kekuatan: Negara Hadir, Penyintas Bangkit” di The Tribrata, Jakarta, belum lama ini.

Baca juga: Kisah Penyintas Terorisme yang Bangkit usai Berdamai dengan Masa Lalu

Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan negara berkomitmen penuh dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak para korban terorisme secara menyeluruh.

"Negara hadir merawat ruang kebersamaan, upaya perlindungan dan pemenuhan hak korban difokuskan pada pemberian bantuan medis, rehabilitasi psikologis dan psikososial, santunan bagi keluarga serta kompensasi," ujarnya.

Dia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor guna memastikan proses pemulihan para penyintas dapat berjalan secara maksimal dan berkesinambungan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |