loading...
Iran temukan 7,50 triliun kaki kubik gas alam di sebuah ladang di selatan provinsi Fars. Pada saat yang bersamaan, Presiden Masoud Pezeshkian umumkan Iran sedang perang skala penuh melawan AS. Foto/Kepresidenan Iran
TEHERAN - Iran telah menemukan lebih dari 212,4 miliar meter kubik (7,50 triliun kaki kubik) gas alam di sebuah ladang di wilayah selatan provinsi Fars. Cadangan gas alam ini ditemukan di tengah perang melawan Amerika Serikat (AS) yang tak kunjung berakhir.
Menteri Perminyakan Mohsen Paknejad mengumumkan temuan tersebut, sebagaimana disiarkan stasiun televisi pemerintah Iran pada hari Minggu. "Cadangan gas baru ditemukan di wilayah selatan provinsi Fars," ujar Paknejad.
Baca Juga: Iran Bilang Aliansi Makkah Isyarat AS untuk Tinggalkan Sekutu Teluk
Dia menggambarkan gas tersebut sebagai gas alam "sweet", yang memiliki kandungan gas beracun hidrogen sulfida sangat rendah, sehingga menghasilkan biaya operasional dan pengembangan yang lebih rendah.
Berdasarkan perkiraan rasio perolehan atau recovery ratio, Paknejad mengatakan bahwa sekitar 161,41 miliar meter kubik gas dapat diekstraksi dari ladang tersebut.
Iran memperkirakan tingkat produksi sebelum perang berada di angka sekitar 650 juta meter kubik per hari, yang setara dengan sekitar 240 miliar meter kubik per tahun.


















































