Bos NATO Dekati Trump saat AS Ribut dengan 8 Sekutu Eropa

2 hours ago 5

loading...

Sekjen NATO Mark Rutte mulai dekati Presiden AS Donald Trump setelah Amerika berseteru dengan delapan negara NATO Eropa terkait Greenland. Foto/menafn

BRUSSELS - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mulai mendekati Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setelah Washington berseteru dengan delapan negara NATO Eropa yang dipicu oleh ambisi Washington untuk mencaplok Greenland.

Rutte menyatakan dia sudah berbicara dengan Trump terkait situasi keamanan di Greenland dan Arktik. Komentar bos NATO itu muncul ketika Trump mengenakan tarif 10 persen pada delapan negara NATO Eropa (Denmark, Norwegia, Swedia, Inggris Raya, Prancis, Belanda, Finlandia, dan Jerman) yang mulai berlaku 1 Februari. Tarif akan ditingkatkan menjadi 25 persen mulai Juni hingga upaya Amerika memiliki Greenland tercapai.

Baca Juga: Rusia Senang AS dan NATO Berantem: "Aliansi Transatlantik Tamat"

"Berbicara dengan @POTUS mengenai situasi keamanan di Greenland dan Arktik. Kami akan terus mengerjakan ini, dan saya berharap dapat bertemu dengannya di Davos akhir pekan ini," tulis Rutte di akun X-nya, @SecGenNATO, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (19/1/2026). @POTUS adalah akun resmi Presiden AS.

Rutte tidak membagikan detail percakapan dengan Trump mengenai masalah tersebut.

Sementara itu, beberapa negara Eropa telah bersatu dan menyatakan dukungan serta solidaritas dengan Denmark dan Greenland di tengah langkah Trump mengenakan tarif pada delapan negara NATO Eropa sampai diizinkan untuk mengakuisisi Greenland. Negara-negara Eropa itu telah menggelar latihan militer di Greenland.

Read Entire Article
Prestasi | | | |