Bukan Solusi, AI Disebut Bencana! Sanders: Musk dan Ellison Hanya Ingin Perkaya Diri Sendiri

3 hours ago 6

loading...

Senator AS Bernie Sanders dengan lantang menuding para miliarder teknologi raksasa sengaja memanfaatkan revolusi Kecerdasan Buatan (AI) untuk memperkaya diri sendiri. Foto: ist

AMERIKA - Gelombang revolusi Kecerdasan Buatan (AI) yang digadang-gadang sebagai tonggak peradaban modern justru dipandang sebagai ancaman eksistensial bagi umat manusia oleh Senator independen Amerika Serikat, Bernie Sanders.

Dengan nada berang dari mimbar Senat pada Selasa lalu, Sanders melontarkan tudingan tajam bahwa booming AI saat ini tak lebih dari sekadar konspirasi para "Oligarki Big Tech" untuk menghisap darah kelas pekerja demi melipatgandakan kekayaan mereka yang sudah tak masuk akal.

Melalui unggahan di platform X yang menyertakan pidato lengkapnya, Sanders secara spesifik menyebut empat nama besar di Silicon Valley sebagai dalang utama. "Siapa yang mendorong AI? Musk. Bezos. Zuckerberg. Ellison. Apa yang mereka inginkan bukanlah apa yang dibutuhkan keluarga pekerja," ketik Sanders dengan tegas.

Kritik Sanders bukan isapan jempol belaka. Raksasa teknologi ini memang tengah membakar investasi gila-gilaan, bukan untuk mengentaskan kemiskinan, melainkan untuk efisiensi ekstrem.

Sanders membeberkan fakta mengerikan: Jeff Bezos, sang pendiri Amazon, dilaporkan tengah berupaya menggalang dana sebesar USD100 miliar—atau setara dengan Rp1.700 triliun—secara global.

Tujuannya? Secara spesifik untuk mengotomatisasi pabrik dan menggantikan tenaga kerja manusia dengan robot.

Read Entire Article
Prestasi | | | |