loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie. Foto: Dok SindoNews
JAKARTA - Candaan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait beban utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) yang diwariskan hingga 80 tahun ke depan mendapat kritikan dari Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie. Jimly yang juga merupakan mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) ini menyoroti etika kepantasannya.
“Dari segi etika kepantasan, sebaiknya pejabat resmi tidak bicara sembarangan seakan melempar beban tanggung jawab ke generasi mendatang tanpa rasa bersalah,” cuit Jimly di akun media sosial X dikutip Kamis (10/9/2026).
Dalam cuitannya itu, Jimly menyertakan potongan video pernyataan Purbaya. Cuitan Jimly itu pun dibanjiri komentar netizen. Ada yang membela Purbaya, ada juga yang sepakat dengan pernyataan Jimly.
Baca juga: Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun, Purbaya: Kita Sudah Mati, Santai Saja


















































