loading...
Total ada 37 pesawat AS yang hancur dan rusak selama perang melawan Iran. Kerugian mencapai lebih dari Rp28 triliun. Foto/Anadolu
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat gencatan senjata dua pekan, dimulai hari Rabu, setelah berperang selama 39 hari. Selama perang tersebut, setidaknya 37 pesawat—berawak maupun nirawak—hancur dan rusak dengan kerugian mencapai sekitar USD1,7 miliar atau lebih dari Rp28 triliun.
Tak lama setelah kesepakatan gencatan senjata diumumkan pada Rabu WIB, Presiden AS Donald Trump menulis di Truth Social bahwa AS akan membantu peningkatan lalu lintas di Selat Hormuz.
Baca Juga: AS Dinilai Kalah dalam Perang Iran, Ini Alasan yang Tak Terbantahkan
"Akan ada banyak tindakan positif! Uang besar akan dihasilkan," tulis dia. "Iran dapat memulai proses rekonstruksi. Kita akan mengirimkan berbagai macam pasokan, dan hanya 'berada di sekitar' untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik. Saya yakin itu akan terjadi."
Trump tidak memberikan detail spesifik tentang bagaimana AS akan membantu di selat tersebut. Dia juga merayakan gencatan senjata tersebut. "Hari besar untuk Perdamaian Dunia! Iran menginginkannya terjadi, mereka sudah muak! Begitu pula semua orang!" imbuh Trump.
Sedangkan Iran mengeklaim kesepakatan gencatan senjata ini sebagai "kekalahan bersejarah dan telak" AS dan rezim Israel. Iran mengumumkan bahwa Washington terpaksa menerima proposal 10 poin Iran yang mencakup gencatan senjata permanen, pencabutan semua sanksi, dan penarikan pasukan tempur AS dari kawasan tersebut.


















































