Dikritik Yusril dan Pigai, Dedi Mulyadi Sebut Sayembara Tangkap Begal Cegah Main Hakim Sendiri

2 weeks ago 122

loading...

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) merespons kritik dari Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra terkait sayembara penangkapan begal. Foto/Dok.SindoNews

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) merespons kritik dari Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra serta Menteri HAM Natalius Pigai terkait sayembara penangkapan begal dengan hadiah Rp5 juta hingga Rp50 juta. Dedi mengaku tidak mempermasalahkan kritik yang ditujukan kepadanya.

Menurutnya, kritik tersebut muncul karena adanya kesalahpahaman terhadap tujuan sayembara yang ia inisiasi.

Baca juga: Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri

“Ya tidak ada masalah lah, orang mengkritik saya boleh kan, kan saya biasa dikritik. Tetapi saya selalu (klarifikasi) karena ada salah persepsi dan salah informasi,” kata Dedi di Bandung, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, sayembara tersebut bukan untuk mendorong masyarakat melakukan tindakan di luar hukum. Sebaliknya, kebijakan itu justru bertujuan mencegah aksi main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |