Dituduh Lakukan Pemerasan dan TPPU, Febrie Adriansyah: Saya Yakin Presiden Dapat Masukan Salah

2 hours ago 4

loading...

Mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapatkan masukan yang salah atas perkara yang menjeratnya. Foto: Ari Sandita Murti

JAKARTA - Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapatkan masukan yang salah atas perkara yang menjeratnya. Selama ini, dia tidak pernah meminta proyek apa pun pada pemerintah.

"Saya yakin Presiden dapat masukan yang salah atas perkara ini," ujarnya, Jumat (18/9/2026).

Baca juga: Berkas Perkara Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel

Selama 33 tahun menjabat sebagai Jampidsus Kejagung, dia tidak pernah terlibat kasus apa pun, terbukti dia tidak pernah mendapatkan hukuman di bidangan pengawasan. Selama memimpin di Gedung Bundar, dia telah melakukan perubahan besar.

Bahkan, banyak prestasi telah ditorehkan jajaran Jampidsus Kejagung. Banyak kasus besar telah diungkap dan telah melakukan pengembalian dana pada negara yang jumlahnya ratusan triliun. Pihak-pihak yang terlibat dalam kasus besar itu pun tercatat dalam database Jampidsus.

Maka itu, dia meminta para juniornya untuk terus mengusut pihak-pihak tersebut. Dia merasa seperti digergaji dengan disangka melakukan dugaan pemerasan dan TPPU, padahal selama ini dia telah mengungkap kasus-kasus besar.

"Saya tidak punya IUP tambang, saya tidak pernah minta proyek pemerintah, saya tidak pernah punya konsesi sawit, saya tidak pernah minta kuota impor. Siapa yang terlibat di situ? Gedung Bundar ada databasenya," ungkapnya.

"Mudah-mudahan, junior-junior saya yang ada di Gedung Bundar akan terus bela kepentingan rakyat dan bangsanya untuk menuju kemakmuran rakyat," lanjut Febrie.

(jon)

Read Entire Article
Prestasi | | | |