loading...
Presiden AS Donald Trump klaim Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal setelah serangan gabungan AS-Israel. Foto/NDTV
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal. Klaim ini disampaikan beberapa jam setelah serangan militer gabungan AS-Israel terhadap Iran pada Sabtu pagi.
“Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah meninggal. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat, dan orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia, yang telah dibunuh atau dimutilasi oleh Khamenei dan geng preman haus darahnya,” klaim Trump dalam sebuah unggahan di platform media sosialnya, Truth Social.
Baca Juga: Media Israel: Foto Jenazah Khamenei Ditunjukkan kepada Trump dan Netanyahu
“Dia tidak dapat menghindari intelijen dan sistem pelacakan kami yang sangat canggih dan, bekerja sama erat dengan Israel, tidak ada yang bisa dia, atau para pemimpin lain yang telah terbunuh bersamanya, lakukan,” imbuh Trump.
“Ini adalah kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka,” lanjut Presiden AS.
Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ada banyak tanda bahwa Khamenei telah terbunuh.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada NBC News bahwa Khamenei masih hidup. "Sejauh yang saya ketahui," ujarnya. "Semua pejabat tinggi masih hidup," lanjut dia, Minggu (1/3/2026).


















































